Sunday, August 28, 2011

"Menebus Impian"

“Menebus Impian “
(kenangan saat grup meeting Palembang)

Schedule mudik lebaran kali ini udah pasti skalian menyelipkan untuk grup meeting dengan jaringan dBCN ku di Palembang. Alhamdulillah, di Palembang sudah ada SM (senior manager) ku Dian Rahmarina, S.Si. Apt. Seorang PNS alumni ITB, yang otak kanan banget doyan bisnis yang awalnya tidak di izinkan suaminya gabung dBCN, tapi berkat keseriusannya meyakinkan suaminya dia berhasil meraih SM dalam waktu 4 bulan aja. Alhamdulillah skrang sudah ratusan orang ada djaringannya, slalu ku ingat niatnya yg ingin helping people dan juga impian mulia lainnya.

Hari sabtu tanggal 27 Agustus 2011 kami sepakati untuk grup meeting di kantor cabang oriflame palembang jam 10 pagi. Karena rumah orang tuaku di Prabumulih memakan waktu 2 jam, jam 8 an pagi aku udah berangkat menuju Kota pempek Palembang.

Baru ini menginjakkan kaki dikantor cabang palembang, wah ternyata bagus, rapih, bersih cabang palembang. Dan alhamdulillah bisa ketemu leader2 dipalembang, meskipun tidak smuanya bisa hadir, tapi insya Allah yang hadir ini leader leader yang memang punya komitmen tinggi dengan bisnis dbcn ini.
Grup meeting Palembang ini adalah grup meeting kedua yang aku lakukan setelah grup meeting jakarta , jujur masih banyak hal yang harus diperbaiki secara baru 2 kali ini mengadakan acara offline. Slama ini hanya ketemu dengan mereka hanya melalui dunia maya depan laptop dirumah. Dan memang berasa aura dan touch nya kalau tatap muka secara langsung..

Grup meeting kami mulai dengan perkenalan dimana temen temen yang hadir mengenalkan dirinya, kapan bergabung dengan dBCN dan sudah dilevel brpa. Lalu saya menjelaskan sedikit mengenai SARPIO, karena ini bukan training khusus jadi hanya poin-poin penting SARPIO aja yang saya explore ke temen-temen. Gak begitu formal siy secara saya pun berbicara pake bahasa palembang hehehe, lebih kena soalnya, banyak istilah2 kosa kata palembang yang susah dicari dalam bahasa indonesia hehehe...
Stelah itu dilanjutkan diskusi mengenai perkembangan jaringan masing-masing, si Zulia sang manager 15% juga banyak brainstorming mengenai kondisi jaringannya, dan solusi untuk kedepannya.

Ditengah meeting, saya memutarkan trailer film Menebus Impian.



Smua peserta serius menyaksikan video singkat film ini melalui laptop yang saya bawa. Mengapa saya memutar trailer film ini, karna film yang diputar di bioskop tahun 2010 itu sangat lekat dengan aktvitas bisnis kami sekarang.

Film Based on story alias diambil dari kisah nyata ini di sutradarai oleh mas Hanung Bramantyo, sutradara terkenal. Menceritakan kisah seorang perempuan bernama Nur (diperankan oleh Acha Septriasa) yang hanya seorang anak buruh cuci miskin, sang ibu banting tulang jadi buruh cuci demi membiayai kuliahnya. Stelah lulus, si Nur melamar pekerjaan kesana kemari, hingga suatu hari dia berkenalan dengan seorang cowok (yang diperankan fedi nuril, itu lho yang main film ayat ayat cinta). Nah si fedi ini bisnis jaringan (baca : MLM). Si nur sama skali gak tertarik, tapi si fedi gigih skali mem-prospek si Nur. Hingga akhirnya si nur pun terjun ke bisnis jaringan MLM.

Di film itu, dilihatkan bagaimana perjuangan si Nur menjalani bisnis MLM. Nur mulai belajar presentasi di depan cermin, juga dilihatkan bagaimana ‘sadisnya’ penolakan-penolakan yang dihadapi si Nur ketika dia mengajak orang bergabung. Bahkan tetangga tetangganya dipemukiman kumuh mencibirnya dengan sinis : mana mobilnya nur? Ngimpi lo nur...

Dari sosok Nur, saya belajar bagaimana KEKUATAN MIMPI bisa mengalahkan gengsi, meskipun berpuluh kali penolakan di tetap maju pantang mundur. Karna impian terbesarnya adalah membahagiakan ibunya yang terbaring sakit. Film Menebus Impian ini happy ending, dengan di recognisi nya si Nur dipanggung menerima secara simbolik kunci mobil atas perjuangannya dibisnis MLM.

Mari kita belajar dari sosok Nur yang pantang menyerah. Menuliskan impian-impian kita di dream book, seperti yang dikatakan Fedi di film ini : Modal kita hanya satu yaitu IMPIAN.

Saya slalu antusias kalau bicara mengenai impian, karna dengan menjalani bisnis dbcn oriflame ini, satu per satu impian saya dan suami mulai terwujud. Betul kata orang kalau bisnis hanya menjual mimpi, yups saya menebus impian-impian saya dengan online dirumah melalui dBC network oriflame. 10 bulan berjibaku dengan bisnis jaringan ini, mengantarkan saya dengan penghasilan 17 juta dibulan agustus, yang sayapun tidak berani memimpikannya dulu.

2 jam terasa singkat skali, dan tentu aja di akhiri dengan sesi foto foto hehehe...See You at the top ya my leaders, GO SM 2011 smuanya...yuk rame rame ke Bali 2012...aamiin...


* Eka Satriana *
full time mom dgn penghasilan 17 juta perbulan
www.infobisnisbunda.com
FB / YM : eka_satriana@yahoo.com
PIN BB : ask by request

1 comments:

ZindaKahayani said...

bagus banget mbak blognya...jd tmbah ide untuk mengembangkan bisnis ini...maaf lahir batin ya mbak...sukses selalu dan saling mendoakan tentunya.. :)

Post a Comment

Sunday, August 28, 2011

"Menebus Impian"

“Menebus Impian “
(kenangan saat grup meeting Palembang)

Schedule mudik lebaran kali ini udah pasti skalian menyelipkan untuk grup meeting dengan jaringan dBCN ku di Palembang. Alhamdulillah, di Palembang sudah ada SM (senior manager) ku Dian Rahmarina, S.Si. Apt. Seorang PNS alumni ITB, yang otak kanan banget doyan bisnis yang awalnya tidak di izinkan suaminya gabung dBCN, tapi berkat keseriusannya meyakinkan suaminya dia berhasil meraih SM dalam waktu 4 bulan aja. Alhamdulillah skrang sudah ratusan orang ada djaringannya, slalu ku ingat niatnya yg ingin helping people dan juga impian mulia lainnya.

Hari sabtu tanggal 27 Agustus 2011 kami sepakati untuk grup meeting di kantor cabang oriflame palembang jam 10 pagi. Karena rumah orang tuaku di Prabumulih memakan waktu 2 jam, jam 8 an pagi aku udah berangkat menuju Kota pempek Palembang.

Baru ini menginjakkan kaki dikantor cabang palembang, wah ternyata bagus, rapih, bersih cabang palembang. Dan alhamdulillah bisa ketemu leader2 dipalembang, meskipun tidak smuanya bisa hadir, tapi insya Allah yang hadir ini leader leader yang memang punya komitmen tinggi dengan bisnis dbcn ini.
Grup meeting Palembang ini adalah grup meeting kedua yang aku lakukan setelah grup meeting jakarta , jujur masih banyak hal yang harus diperbaiki secara baru 2 kali ini mengadakan acara offline. Slama ini hanya ketemu dengan mereka hanya melalui dunia maya depan laptop dirumah. Dan memang berasa aura dan touch nya kalau tatap muka secara langsung..

Grup meeting kami mulai dengan perkenalan dimana temen temen yang hadir mengenalkan dirinya, kapan bergabung dengan dBCN dan sudah dilevel brpa. Lalu saya menjelaskan sedikit mengenai SARPIO, karena ini bukan training khusus jadi hanya poin-poin penting SARPIO aja yang saya explore ke temen-temen. Gak begitu formal siy secara saya pun berbicara pake bahasa palembang hehehe, lebih kena soalnya, banyak istilah2 kosa kata palembang yang susah dicari dalam bahasa indonesia hehehe...
Stelah itu dilanjutkan diskusi mengenai perkembangan jaringan masing-masing, si Zulia sang manager 15% juga banyak brainstorming mengenai kondisi jaringannya, dan solusi untuk kedepannya.

Ditengah meeting, saya memutarkan trailer film Menebus Impian.



Smua peserta serius menyaksikan video singkat film ini melalui laptop yang saya bawa. Mengapa saya memutar trailer film ini, karna film yang diputar di bioskop tahun 2010 itu sangat lekat dengan aktvitas bisnis kami sekarang.

Film Based on story alias diambil dari kisah nyata ini di sutradarai oleh mas Hanung Bramantyo, sutradara terkenal. Menceritakan kisah seorang perempuan bernama Nur (diperankan oleh Acha Septriasa) yang hanya seorang anak buruh cuci miskin, sang ibu banting tulang jadi buruh cuci demi membiayai kuliahnya. Stelah lulus, si Nur melamar pekerjaan kesana kemari, hingga suatu hari dia berkenalan dengan seorang cowok (yang diperankan fedi nuril, itu lho yang main film ayat ayat cinta). Nah si fedi ini bisnis jaringan (baca : MLM). Si nur sama skali gak tertarik, tapi si fedi gigih skali mem-prospek si Nur. Hingga akhirnya si nur pun terjun ke bisnis jaringan MLM.

Di film itu, dilihatkan bagaimana perjuangan si Nur menjalani bisnis MLM. Nur mulai belajar presentasi di depan cermin, juga dilihatkan bagaimana ‘sadisnya’ penolakan-penolakan yang dihadapi si Nur ketika dia mengajak orang bergabung. Bahkan tetangga tetangganya dipemukiman kumuh mencibirnya dengan sinis : mana mobilnya nur? Ngimpi lo nur...

Dari sosok Nur, saya belajar bagaimana KEKUATAN MIMPI bisa mengalahkan gengsi, meskipun berpuluh kali penolakan di tetap maju pantang mundur. Karna impian terbesarnya adalah membahagiakan ibunya yang terbaring sakit. Film Menebus Impian ini happy ending, dengan di recognisi nya si Nur dipanggung menerima secara simbolik kunci mobil atas perjuangannya dibisnis MLM.

Mari kita belajar dari sosok Nur yang pantang menyerah. Menuliskan impian-impian kita di dream book, seperti yang dikatakan Fedi di film ini : Modal kita hanya satu yaitu IMPIAN.

Saya slalu antusias kalau bicara mengenai impian, karna dengan menjalani bisnis dbcn oriflame ini, satu per satu impian saya dan suami mulai terwujud. Betul kata orang kalau bisnis hanya menjual mimpi, yups saya menebus impian-impian saya dengan online dirumah melalui dBC network oriflame. 10 bulan berjibaku dengan bisnis jaringan ini, mengantarkan saya dengan penghasilan 17 juta dibulan agustus, yang sayapun tidak berani memimpikannya dulu.

2 jam terasa singkat skali, dan tentu aja di akhiri dengan sesi foto foto hehehe...See You at the top ya my leaders, GO SM 2011 smuanya...yuk rame rame ke Bali 2012...aamiin...


* Eka Satriana *
full time mom dgn penghasilan 17 juta perbulan
www.infobisnisbunda.com
FB / YM : eka_satriana@yahoo.com
PIN BB : ask by request

1 comment:

  1. bagus banget mbak blognya...jd tmbah ide untuk mengembangkan bisnis ini...maaf lahir batin ya mbak...sukses selalu dan saling mendoakan tentunya.. :)

    ReplyDelete