Friday, October 21, 2011

satu kata utk C10 : ALHAMDULILLAH

alhamdulillah ya Allah...

kalau bulan lalu ( catalog 9) ada 4 orang new Senior Manager di lapisan kedua dan ketiga jaringanku, maka di katalog 10 ini sudah lahir dengan selamat 11 orang new Senior Manager, luar biasa...

slamaaat ya untuk ledare-leader hebat :
1.Ivan Pratama ( SM ke-4 ku)
2.Irma Nurlela - Bandung ( SM ke-4 Dian)
3. Sevi Caroline - Lahat ( SM ke-5 dian)
4. Ira Pangesti - Depok
5. Cassandra/Lala - Bekasi
6. Jarot Gartono - Bandung
7. Melati Sutisna - Bekasi
8. Ranintya - Surabaya
9. Muna - Aceh
10. Mailani Hamzah - Jakarta
11. Reni Ruslaini - Melbourne Australia




duh sampe keabisan kata-kata, mereka ini berhak menghadiri Seminar Director bulan maret 2012 di Ayodya Resort Nusa Dua Bali dengan segala fasilitas internasional...dan tentu saja penghasilan mereka saat ini berkisar 4-7 juta rupiah perbulan.

slain itu, 'rekor' yang berhasil dipecahkan oleh adikku DIAN Endryana...7 Bulan gabung dBC Network sudah berhasil mencetak 5 orang SM, insya Allah lancaar ke Diamond tercepat aamiin..

slain itu bangga bangeeet , karna dilapis ketiga ada mb Dewi Nurul Satvani, yang baru gabung 4 bulan dBCN skarang sudah open Qualifikasi Gold Director...ruarrbiasa..

slamat juga buat Ria yang sudah QUalifikasi Goldienya...

ada cerita menarik mengenai SM ke-4 ku yang baru brojol sore tadi. jadi smalem, saya udah sempet nulis di status Facebook bahwa, saya cukup puas dengan kaki ke-4 yang manager 18%, soalnya kan bulan lalu cuma 12%, jadi kuanggep cukup lah lompat 2 level, tar dikatalog 11 aja SM nya.


tapiiii tiba tiba tadi pagi, nenek-nenek upline pada manas-manasin, ngomporin dengan men-tagged namaku di status FB mereka. Tiba tiba sekitar jam 9 pagi, langsung dapet ilham : kaki ke-4 HARUS SM hari ini juga. alhasil langsung gerak cepat, menghubungin para leader-leader digrup 4, TQ so much atas bantuan dan perjuangan kalian...Mia Rahmawati+Teti Umar dan jaringannya, Ismanti dan jaringannya, Sonna dan jaringannya...alhamdulillah, tembus juga SM leg-4...dan saya open kualifikasi saphire director...

Slamat untuk smua new achievers manager yang puluhan orang , new achievers yg berhasil naik dan lompat level, smoga lancaar yaaa ke level level berikutnya...kalau mau seperti kami, DUPLIKASI yg benar...RECRUIT and QUALITY TRAINING itlah key of success nya...

GO PRESIDENT hehehe...

- eka satriana-
(mau pingsan dulu...)

Wednesday, October 19, 2011

“SAYA INGIN MENJADI MUSLIM KAYA dan SUKSES” (Menjawab Tuduhan....)

Ketika saya kemarin menulis status-status di facebook, ada yang berkomentar pedas mengatakan saya kapitalis. Wow, orang tersebut saya yakin hanya membaca status saya sepenggal, padahal status-status fb saya kemarin rangkaian cerita.

Apakah bercita-cita menjadi muslim kaya salah? Dicap kapitalis?

Kalau dia ber-anggapan seperti itu, wajarlah kiranya mengapa ummat islam secara global masih terpuruk secara ekonomi. Karna sebagian masih berpikiran bahwa cukup dengan bertawakal dengan Allah.

Saya sangat setuju skali, bertawakal pada Allah itu WAJIB, gak bisa ditawar tawar. Keyakinan bahwa Allah semata yang memberikan kita rezeki. Keyakinan bahwa kita harus bergantung hanya kepada Allah, itu sudah mutlak. Tetapiii apakah cukup dengan hanya berdoa? Kalau pemahaman saya , rezeki itu harus di jemput, harus IKHTIAR/USAHA meraihnya.

saya belajar, bahwa betul Allah yang akan mencukupkan rezeki kita, tapi kita juga harus berusaha. Saya banyak belajar dari iphho santosa – sang motivator penulis buku best seller 7 keajaiban rezeki . dia bilang begini :

Bagi anda yang masih saja ogah-ogahan untuk kaya, tolong jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini :
- Inginkah anda dan suami naik haji?
- Inginkah anda memberangkatkan orang tua tercinta dan mertua anda berhaji?
- Inginkah anda memberlikan rumah untuk anak dan istri anda hidup layak?
- Inginkah anda memberikan pendidikan terbaik untuk anak anda?
- Inginkah anda memberikan fasilitas terbaik untuk anak, orangtua, saudara ketika mereka sakit?
- Inginkah anda menolong kaum dhuafa , menyantuni anak yatim?
Kalau saya pribadi akan tegas menjawab : Ya, saya INGIN...

Kalau kita ingin men-teladani Nabi Muhamamad, maka pelajari sejarahnya. Bagaimana kaya nya Nabi muhammad..beliau seorang pebisnis sukses, ia menyerahkan mas kawin puluhan unta muda yang setara dengan ratusan juta rupiah. Itu salah satu bukti. Dan lihat juga sahabat Nabi yaitu Umar bin Khattab, bagaimana Umar mewariskan 70.000 propesrti senilai triliunan rupiah. Lihat pula abdurahman bin auf, dll.

Saya masih tidak mengerti jika ingin menjadi muslim kaya dibilang kapitalis.

Yang menjadi pegangan saya adalah KEKAYAAN (HARTA) BUKANLAH TUJUAN, MELAINKAN HANYALAH ALAT. Yang dengan alat ini kita akan lebih mudah dalam :
- Berzakat, dan sedekah
- Membangun sarana ummat
- Menuntut ilmu
- Berhaji. Umrah
- Menolong saudara seiman yang lagi terkena musibah, dll

Dulu ketika saya masih hidup pas pasan , batin saya menangis ketika ada saudara seiman yang butuh biaya untuk operasi kanker anaknya, saya hanya bisa membantunya 50 ribu rupiah dan sebait doa. Sementara dia harus kesana kemari mencari dana untuk biaya pengobatan anaknya. Sedih saya tidak mampu menolong nya secara nyata, bantuan dana.

Saat ini ketika kemarin mendapat berita ada teman yang butuh biaya rumah sakit karna operasi, demi Allah bahagianya batin saya bisa menolongnya bukan lagi dengan doa saja, tapi nyata, bantuan dana yang meringankan bebannya. Dan itu bagi dia sangat berarti, dibarengi doa juga tentunya.
Seperti yang saya bilang, ketika kita sakit , pihak rumah sakit sayangnya gak menerima senyuman kita, tapi dana untuk pengobatan, syarat yang harus dipenuhi oleh pasien. Kita hidup dinegara yang belum menggratiskan fasilitas-fasilitas kesehatan dll. Jadi kita sudah tidak bisa menghindari bahwa smua butuh biaya.

Jika kita ingin generasi islam ke depan cerda dan memimpin dunia, maka mereka butuh pendidikan yang berkualitas yang berbasis islam dan internasional. Kalau kita miskin, hanya mampu menyekolahkan anak di skolah biasa yang minim fasilitas, bagaimana kita kelak bisa memiliki generasi robbani? Bermunculannya TKIT atau SDIT dengan konsep islam terpadu, dimana anak-naka tidak hanya cerdas secara keilmuan tapi juga hafal al qur’an, dan berakhlak baik, itu mahal biayanya.
Makanya saya dan suami bertekad harus menjadi muslim mampu, karna untuk masuk ke TKIT aja butuh biaya 8juta, belum perbulannya. Saya juga sudah survey ke beberapa SDIT brpa biaya utk masuk SDIT ? belasan juta rupiah....

Harta memang tidak dibawa mati, betul, tapi kalau kita punya harta lalu harta itu kita infaq kan dijalan da’wah, itu akan menjadi amal jariyah , amal yang tidak akan putus saat kita sudah meninggal dunia.

Jika kita mau jujur, saat saudara-saudara kita di belahan bumi lain membutuhkan bantuan , mereka butuh obat-obatan, mereka butuh bahan makanan, mereka butuh rumah sakit darurat....slain doa (itu mah gak usah dirsuruh juga sudah kita lakukan), fakta yang tidak bisa kita sangkal : mereka BUTUH BANTUAN DANA...ingat bagaimana lembaga-lembaga solidaritas bahu membahu mengumpulkan dana melalui rekening rekening solidaritas? Cukupkah hanya dengan doa saja? Tidak, mereka butuh sunduq/dana...

Mari kita lihat bagaimana mas saptuari owner kedai digital bisa sukses dengan sedekah rombongannya, menghimpun sedekah dari orang-orang di twitter lalu dengan dana itu dia membantu pembangunan masjid, panti asuhan dll...fasilitas ummat, ternyata memang butuh DANA pren, skali lagi doa saja tidak cukup.

Ya Allah, saya ingin menjadi muslimah kaya...yang dengan kekayaan itu hamba bisa berbuat banyak untuk kebaikan, bisa membawa manfaat...dan jadikan kekayaan itu tidak menjadikan kami lalai, melainkan smakin dekat pada-Mu...aamiin

NOTE : Anda berbeda pendapat dengan saya, silakan itu hak anda. Saya pun berhak untuk memiliki pemahaman berbeda. Jadi saling menghormati saja, karna saya sendiri tidak pernah usil dengan pendapat orang..sy meneghargai pendapat orang lain..

wallahu alam bish showab

-eka satriana -

Sunday, August 28, 2011

"Menebus Impian"

“Menebus Impian “
(kenangan saat grup meeting Palembang)

Schedule mudik lebaran kali ini udah pasti skalian menyelipkan untuk grup meeting dengan jaringan dBCN ku di Palembang. Alhamdulillah, di Palembang sudah ada SM (senior manager) ku Dian Rahmarina, S.Si. Apt. Seorang PNS alumni ITB, yang otak kanan banget doyan bisnis yang awalnya tidak di izinkan suaminya gabung dBCN, tapi berkat keseriusannya meyakinkan suaminya dia berhasil meraih SM dalam waktu 4 bulan aja. Alhamdulillah skrang sudah ratusan orang ada djaringannya, slalu ku ingat niatnya yg ingin helping people dan juga impian mulia lainnya.

Hari sabtu tanggal 27 Agustus 2011 kami sepakati untuk grup meeting di kantor cabang oriflame palembang jam 10 pagi. Karena rumah orang tuaku di Prabumulih memakan waktu 2 jam, jam 8 an pagi aku udah berangkat menuju Kota pempek Palembang.

Baru ini menginjakkan kaki dikantor cabang palembang, wah ternyata bagus, rapih, bersih cabang palembang. Dan alhamdulillah bisa ketemu leader2 dipalembang, meskipun tidak smuanya bisa hadir, tapi insya Allah yang hadir ini leader leader yang memang punya komitmen tinggi dengan bisnis dbcn ini.
Grup meeting Palembang ini adalah grup meeting kedua yang aku lakukan setelah grup meeting jakarta , jujur masih banyak hal yang harus diperbaiki secara baru 2 kali ini mengadakan acara offline. Slama ini hanya ketemu dengan mereka hanya melalui dunia maya depan laptop dirumah. Dan memang berasa aura dan touch nya kalau tatap muka secara langsung..

Grup meeting kami mulai dengan perkenalan dimana temen temen yang hadir mengenalkan dirinya, kapan bergabung dengan dBCN dan sudah dilevel brpa. Lalu saya menjelaskan sedikit mengenai SARPIO, karena ini bukan training khusus jadi hanya poin-poin penting SARPIO aja yang saya explore ke temen-temen. Gak begitu formal siy secara saya pun berbicara pake bahasa palembang hehehe, lebih kena soalnya, banyak istilah2 kosa kata palembang yang susah dicari dalam bahasa indonesia hehehe...
Stelah itu dilanjutkan diskusi mengenai perkembangan jaringan masing-masing, si Zulia sang manager 15% juga banyak brainstorming mengenai kondisi jaringannya, dan solusi untuk kedepannya.

Ditengah meeting, saya memutarkan trailer film Menebus Impian.



Smua peserta serius menyaksikan video singkat film ini melalui laptop yang saya bawa. Mengapa saya memutar trailer film ini, karna film yang diputar di bioskop tahun 2010 itu sangat lekat dengan aktvitas bisnis kami sekarang.

Film Based on story alias diambil dari kisah nyata ini di sutradarai oleh mas Hanung Bramantyo, sutradara terkenal. Menceritakan kisah seorang perempuan bernama Nur (diperankan oleh Acha Septriasa) yang hanya seorang anak buruh cuci miskin, sang ibu banting tulang jadi buruh cuci demi membiayai kuliahnya. Stelah lulus, si Nur melamar pekerjaan kesana kemari, hingga suatu hari dia berkenalan dengan seorang cowok (yang diperankan fedi nuril, itu lho yang main film ayat ayat cinta). Nah si fedi ini bisnis jaringan (baca : MLM). Si nur sama skali gak tertarik, tapi si fedi gigih skali mem-prospek si Nur. Hingga akhirnya si nur pun terjun ke bisnis jaringan MLM.

Di film itu, dilihatkan bagaimana perjuangan si Nur menjalani bisnis MLM. Nur mulai belajar presentasi di depan cermin, juga dilihatkan bagaimana ‘sadisnya’ penolakan-penolakan yang dihadapi si Nur ketika dia mengajak orang bergabung. Bahkan tetangga tetangganya dipemukiman kumuh mencibirnya dengan sinis : mana mobilnya nur? Ngimpi lo nur...

Dari sosok Nur, saya belajar bagaimana KEKUATAN MIMPI bisa mengalahkan gengsi, meskipun berpuluh kali penolakan di tetap maju pantang mundur. Karna impian terbesarnya adalah membahagiakan ibunya yang terbaring sakit. Film Menebus Impian ini happy ending, dengan di recognisi nya si Nur dipanggung menerima secara simbolik kunci mobil atas perjuangannya dibisnis MLM.

Mari kita belajar dari sosok Nur yang pantang menyerah. Menuliskan impian-impian kita di dream book, seperti yang dikatakan Fedi di film ini : Modal kita hanya satu yaitu IMPIAN.

Saya slalu antusias kalau bicara mengenai impian, karna dengan menjalani bisnis dbcn oriflame ini, satu per satu impian saya dan suami mulai terwujud. Betul kata orang kalau bisnis hanya menjual mimpi, yups saya menebus impian-impian saya dengan online dirumah melalui dBC network oriflame. 10 bulan berjibaku dengan bisnis jaringan ini, mengantarkan saya dengan penghasilan 17 juta dibulan agustus, yang sayapun tidak berani memimpikannya dulu.

2 jam terasa singkat skali, dan tentu aja di akhiri dengan sesi foto foto hehehe...See You at the top ya my leaders, GO SM 2011 smuanya...yuk rame rame ke Bali 2012...aamiin...


* Eka Satriana *
full time mom dgn penghasilan 17 juta perbulan
www.infobisnisbunda.com
FB / YM : eka_satriana@yahoo.com
PIN BB : ask by request

Monday, August 22, 2011

Berani Ber CITA-CITA

23 agustus 2011

Belajar dari film upin ipin pagi ini..


Menikmati kebebasan bercita cita pada anak-anak...bijaknya seorang Cikgu Yasmin guru upin-ipin ketika menanggapi cita-cita muridnya..Para murid disuruh membuat gambar ingin menjadi apa kelak besar nanti, dan mereka harus presentasi di depan kelas menceritakan cita citanya...

Si Jarjit ingin menjadi wartawan, mei mei mau menjadi guru, upin ingin menjadi angkasawan...cikgu yasmin antusias men-support stiap presentasi upin dan kawan kawannya...

bahkan ketika fizi ingin jadi seorang tukang sampah,justru didukung dengan bangga bukan di tertawakan..karna seorang tukang sampah sangat berguna keberadaannya, andaikan tidak ada tukang angkut sampah, tentulah sampah dan penyakit dimana mana...

sungguh kagum andai guru guru dan kita para orang tua menghargai impian anak anak kita...tapi kenyataannya sungguh berbeda dgn anak-anak indonesia, sejak kecil kita dikondisikan di ‘seragamkan’ bahwa yang namanya orang sukses atau pintar itu adalah Dokter atau insinyur aja.

Sehinggga jangan heran stiap kali kita bertanya ke anak kecil maka jawabannya menjadi pegawai, akan sangat jarang kita temui anak kecil bercita cita menjadi pengusaha sukses atau pebisnis. Karna memang jiwa enterpreuneur tidak ditanamkan sejak dini, sehingga mental anak anak setelah besar adalah menjadi seorang pegawai.

Jiwa entrepreneur sbaiknya mulai kita tanamkan sejak dini dikeluarga kecil kita. Mulai dari konsep cita cita , sederhana memang, tapi bisa merubah mind set anak sejak kecil. Mengkondisikan bahwa tangan di atas lebih mulia, bahwa menjadi pebisnis/pengusaha juga pilihan, sebagaimana bangganya kita dgn Rasulullah muhammad yang di usia belianya sdh menjadi pengusaha sukses, juga Ummul mukminin Khadijah yang mandiri finansial dengan berdagang.

Biarkan anak-anak kita ber-explorasi dengan impian cita-citanya, tidak perlu melotot ketika anak kita berkata ingin menjadi pemadam kebakaran, atau ingin menjadi ibu rumah tangga kayak bunda, atau ingin menjadi pembalap, dll...

Anakku, menjadi apapun engkau kelak, jadilah yang terbaik, berhati Qur’ani , menjadi kebanggan ummat, aamiin

Sunday, August 14, 2011

DIRECTOR Done :)

Alhamdulillah,

Sepertinya masih mimpi kalau saya sekarang sudah berpenghasilan 15 juta rupiah dari dbc network oriflame. Padahal 9 bulan lalu, dibulan pertama rasanya saya mau mundur karna merasa kok ya susah bener ngajakin orang gabung. Masih inget konyolnya saya buat status kala itu begini : “saya mencari orang orang yang mau bisnis jutaan dirumah”

Hihihi, masih lugu, blom paham gimana caranya bisa menarik orang. Jangan dikira saya lancar jaya yaa sejak pertama, bener bener saya trial and eror, hingga saya nemu formulanya.

Dulu, saya rajiin banget dateng training dbcn, ah saya slalu terpesona dgn Mb nadia meutia, dgn mb sharah sugarda, dan top2 leaders dbcn. Dalam hati hanya bergumam, kapan ya Allah saya bisa seperti mereka. Saat itu dengar penghasilan leader2 dbcn jutaan rupiah, saya sempat ragu dalam hati, apa saya bisa ya Allah?

Ketika berkenalan dengan sesama dbcn, saya baru gabung, mereka udah level manager, udah level director, kayaknya saya minder banget. Tapi saya tanyakan kembali kehati saya : eka, inget, kamu masuk dbcn ini bukan karna iseng iseng, bukan karna Cuma pengen isi waktu, tapii karna butuh UANG...hiks...

Kebayang wajah anak saya, begitu ingin saya menyekolahkannya di skolah islam internasional. Jujur aja kalau saya hanya mengandalkan gaji suami, cukup tapi berarti saya harus memangkas budget lainnya..kebayang masih banyak impian impian yang ingin saya dan suami yang blm terwujud..kebayang kalau terjadi sesuatu dengan pekerjaan suami atau takdir-Nya berkata lain..yups, saya gak punya pilihan selain mengejar itu smua melalui dbc network ini.

Sekarang dibulan ke 9 ini ( 3 agustus 2011) saya resmi menjadi seorang DIRECTOR oriflame, insya Allah akan mendapat cash award pertama nanti 7 juta rupiah tanpa potong pajak dari oriflame.




Sekarang dibulan ke 9, penghasilan saya 15 juta rupiah...lima-belas-juta-rupiah...ya Allah, ternyata Engkau memberi lebih dari yang hamba pinta kala itu...Alhamdulillah...

Malam ini, saya bikin rekap bonus yang sudah saya dapat dari oriflame hingga bulan Juli 2011, liat dibawah ini yaa :



Subhanallah, udah 48 juta lebih oriflame kasih ke saya..

Padahal kalau mau itung itungan bisnis, stiap bulan saya hanya mengalihkan belanja bulanan sekitar 500 ribu rupiah untuk tutup poin. Lho? Emang wajib tutup poin belanja mb eka? Sini saya jelasin ya dear...

Misalkan begini, kita memiliki pabrik sepatu, yang memproduksi ribuan pasang sepatu setiap bulannnya. Lalu kita membuka kesempatan ke orang yang mau menjadi pemasar sepatu produksi kita itu. Nah kita buat kesepakatan dengan mereka, jika mereka berhasil menjual sepatu buatan kita, maka mereka akan mendapat Bonus uang tergantung pencapaiannya.

Nah skarang saya mau tanya, seandainya si pemasar tadi gak berhasil menjual sepasang pun, atau tidak mau melakukan apa apa, dan dia minta bonus/komisi jutaan dari kita, apakah kita mau ngasih uang jutaan ke orang itu? Tentu tidak kan? Enak aja hehehe

Begitu juga dengan oriflame..kalo kita action gak mau, tupo gak mau, trus mau jutaan rupiah stiap bulannya, kira kira adil gak? Hehehe..

Saya, lebih kurang 9 bulan jalanin bisnis ini, udah mendapat 48 juta rupiah lebih , kalo itung itung bulan ke-4 udah BEP alias balik modal cuy hehehe...apalagi skarang yak udah 15 jeti sebulan :)...

Insya Allah bulan november saya akan resmi menjadi Senior Gold Director (SGD) , mau tau cash awardnya berapa? 14 juta ditambah 21 juta sama dengan 35 juta rupiah...itu blom ditambah bonus bulanan yg belasan juta, aamiin, doakan yaa lancar qualifikasinya 3 bulan lagi.

Mupeng ya, kalau liat bahagianya saya, emang kayaknya enak banget, padahal perjuangannya dibelakang layar berdarah darah hihihi..lebay dot com...beneraan dear, itu smua diraih gak gampang, gak instant..

Tapi sudah banyak yang membuktikan bisa dalam hitungan bulan , finally sudah 6 orang new Senior Manager dijaringanku yang berpenghasilan diatas 4 jutaan perbulan dan konfirm semdir ke Bali 2012..Ibuku tercinta Hj Endarsih, S.Pd..Adikku tercinta Dian Endryana, ST...Ria Melani...Dian Rahmarina,S.Si Apt...Dr Dini Azora, MARS...Henie Zahara - Balikpapan...And next is YOU !!!!

Mmuaah,
-eka satriana-
SGD Qualifier


Friday, October 21, 2011

satu kata utk C10 : ALHAMDULILLAH

alhamdulillah ya Allah...

kalau bulan lalu ( catalog 9) ada 4 orang new Senior Manager di lapisan kedua dan ketiga jaringanku, maka di katalog 10 ini sudah lahir dengan selamat 11 orang new Senior Manager, luar biasa...

slamaaat ya untuk ledare-leader hebat :
1.Ivan Pratama ( SM ke-4 ku)
2.Irma Nurlela - Bandung ( SM ke-4 Dian)
3. Sevi Caroline - Lahat ( SM ke-5 dian)
4. Ira Pangesti - Depok
5. Cassandra/Lala - Bekasi
6. Jarot Gartono - Bandung
7. Melati Sutisna - Bekasi
8. Ranintya - Surabaya
9. Muna - Aceh
10. Mailani Hamzah - Jakarta
11. Reni Ruslaini - Melbourne Australia




duh sampe keabisan kata-kata, mereka ini berhak menghadiri Seminar Director bulan maret 2012 di Ayodya Resort Nusa Dua Bali dengan segala fasilitas internasional...dan tentu saja penghasilan mereka saat ini berkisar 4-7 juta rupiah perbulan.

slain itu, 'rekor' yang berhasil dipecahkan oleh adikku DIAN Endryana...7 Bulan gabung dBC Network sudah berhasil mencetak 5 orang SM, insya Allah lancaar ke Diamond tercepat aamiin..

slain itu bangga bangeeet , karna dilapis ketiga ada mb Dewi Nurul Satvani, yang baru gabung 4 bulan dBCN skarang sudah open Qualifikasi Gold Director...ruarrbiasa..

slamat juga buat Ria yang sudah QUalifikasi Goldienya...

ada cerita menarik mengenai SM ke-4 ku yang baru brojol sore tadi. jadi smalem, saya udah sempet nulis di status Facebook bahwa, saya cukup puas dengan kaki ke-4 yang manager 18%, soalnya kan bulan lalu cuma 12%, jadi kuanggep cukup lah lompat 2 level, tar dikatalog 11 aja SM nya.


tapiiii tiba tiba tadi pagi, nenek-nenek upline pada manas-manasin, ngomporin dengan men-tagged namaku di status FB mereka. Tiba tiba sekitar jam 9 pagi, langsung dapet ilham : kaki ke-4 HARUS SM hari ini juga. alhasil langsung gerak cepat, menghubungin para leader-leader digrup 4, TQ so much atas bantuan dan perjuangan kalian...Mia Rahmawati+Teti Umar dan jaringannya, Ismanti dan jaringannya, Sonna dan jaringannya...alhamdulillah, tembus juga SM leg-4...dan saya open kualifikasi saphire director...

Slamat untuk smua new achievers manager yang puluhan orang , new achievers yg berhasil naik dan lompat level, smoga lancaar yaaa ke level level berikutnya...kalau mau seperti kami, DUPLIKASI yg benar...RECRUIT and QUALITY TRAINING itlah key of success nya...

GO PRESIDENT hehehe...

- eka satriana-
(mau pingsan dulu...)

Wednesday, October 19, 2011

“SAYA INGIN MENJADI MUSLIM KAYA dan SUKSES” (Menjawab Tuduhan....)

Ketika saya kemarin menulis status-status di facebook, ada yang berkomentar pedas mengatakan saya kapitalis. Wow, orang tersebut saya yakin hanya membaca status saya sepenggal, padahal status-status fb saya kemarin rangkaian cerita.

Apakah bercita-cita menjadi muslim kaya salah? Dicap kapitalis?

Kalau dia ber-anggapan seperti itu, wajarlah kiranya mengapa ummat islam secara global masih terpuruk secara ekonomi. Karna sebagian masih berpikiran bahwa cukup dengan bertawakal dengan Allah.

Saya sangat setuju skali, bertawakal pada Allah itu WAJIB, gak bisa ditawar tawar. Keyakinan bahwa Allah semata yang memberikan kita rezeki. Keyakinan bahwa kita harus bergantung hanya kepada Allah, itu sudah mutlak. Tetapiii apakah cukup dengan hanya berdoa? Kalau pemahaman saya , rezeki itu harus di jemput, harus IKHTIAR/USAHA meraihnya.

saya belajar, bahwa betul Allah yang akan mencukupkan rezeki kita, tapi kita juga harus berusaha. Saya banyak belajar dari iphho santosa – sang motivator penulis buku best seller 7 keajaiban rezeki . dia bilang begini :

Bagi anda yang masih saja ogah-ogahan untuk kaya, tolong jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini :
- Inginkah anda dan suami naik haji?
- Inginkah anda memberangkatkan orang tua tercinta dan mertua anda berhaji?
- Inginkah anda memberlikan rumah untuk anak dan istri anda hidup layak?
- Inginkah anda memberikan pendidikan terbaik untuk anak anda?
- Inginkah anda memberikan fasilitas terbaik untuk anak, orangtua, saudara ketika mereka sakit?
- Inginkah anda menolong kaum dhuafa , menyantuni anak yatim?
Kalau saya pribadi akan tegas menjawab : Ya, saya INGIN...

Kalau kita ingin men-teladani Nabi Muhamamad, maka pelajari sejarahnya. Bagaimana kaya nya Nabi muhammad..beliau seorang pebisnis sukses, ia menyerahkan mas kawin puluhan unta muda yang setara dengan ratusan juta rupiah. Itu salah satu bukti. Dan lihat juga sahabat Nabi yaitu Umar bin Khattab, bagaimana Umar mewariskan 70.000 propesrti senilai triliunan rupiah. Lihat pula abdurahman bin auf, dll.

Saya masih tidak mengerti jika ingin menjadi muslim kaya dibilang kapitalis.

Yang menjadi pegangan saya adalah KEKAYAAN (HARTA) BUKANLAH TUJUAN, MELAINKAN HANYALAH ALAT. Yang dengan alat ini kita akan lebih mudah dalam :
- Berzakat, dan sedekah
- Membangun sarana ummat
- Menuntut ilmu
- Berhaji. Umrah
- Menolong saudara seiman yang lagi terkena musibah, dll

Dulu ketika saya masih hidup pas pasan , batin saya menangis ketika ada saudara seiman yang butuh biaya untuk operasi kanker anaknya, saya hanya bisa membantunya 50 ribu rupiah dan sebait doa. Sementara dia harus kesana kemari mencari dana untuk biaya pengobatan anaknya. Sedih saya tidak mampu menolong nya secara nyata, bantuan dana.

Saat ini ketika kemarin mendapat berita ada teman yang butuh biaya rumah sakit karna operasi, demi Allah bahagianya batin saya bisa menolongnya bukan lagi dengan doa saja, tapi nyata, bantuan dana yang meringankan bebannya. Dan itu bagi dia sangat berarti, dibarengi doa juga tentunya.
Seperti yang saya bilang, ketika kita sakit , pihak rumah sakit sayangnya gak menerima senyuman kita, tapi dana untuk pengobatan, syarat yang harus dipenuhi oleh pasien. Kita hidup dinegara yang belum menggratiskan fasilitas-fasilitas kesehatan dll. Jadi kita sudah tidak bisa menghindari bahwa smua butuh biaya.

Jika kita ingin generasi islam ke depan cerda dan memimpin dunia, maka mereka butuh pendidikan yang berkualitas yang berbasis islam dan internasional. Kalau kita miskin, hanya mampu menyekolahkan anak di skolah biasa yang minim fasilitas, bagaimana kita kelak bisa memiliki generasi robbani? Bermunculannya TKIT atau SDIT dengan konsep islam terpadu, dimana anak-naka tidak hanya cerdas secara keilmuan tapi juga hafal al qur’an, dan berakhlak baik, itu mahal biayanya.
Makanya saya dan suami bertekad harus menjadi muslim mampu, karna untuk masuk ke TKIT aja butuh biaya 8juta, belum perbulannya. Saya juga sudah survey ke beberapa SDIT brpa biaya utk masuk SDIT ? belasan juta rupiah....

Harta memang tidak dibawa mati, betul, tapi kalau kita punya harta lalu harta itu kita infaq kan dijalan da’wah, itu akan menjadi amal jariyah , amal yang tidak akan putus saat kita sudah meninggal dunia.

Jika kita mau jujur, saat saudara-saudara kita di belahan bumi lain membutuhkan bantuan , mereka butuh obat-obatan, mereka butuh bahan makanan, mereka butuh rumah sakit darurat....slain doa (itu mah gak usah dirsuruh juga sudah kita lakukan), fakta yang tidak bisa kita sangkal : mereka BUTUH BANTUAN DANA...ingat bagaimana lembaga-lembaga solidaritas bahu membahu mengumpulkan dana melalui rekening rekening solidaritas? Cukupkah hanya dengan doa saja? Tidak, mereka butuh sunduq/dana...

Mari kita lihat bagaimana mas saptuari owner kedai digital bisa sukses dengan sedekah rombongannya, menghimpun sedekah dari orang-orang di twitter lalu dengan dana itu dia membantu pembangunan masjid, panti asuhan dll...fasilitas ummat, ternyata memang butuh DANA pren, skali lagi doa saja tidak cukup.

Ya Allah, saya ingin menjadi muslimah kaya...yang dengan kekayaan itu hamba bisa berbuat banyak untuk kebaikan, bisa membawa manfaat...dan jadikan kekayaan itu tidak menjadikan kami lalai, melainkan smakin dekat pada-Mu...aamiin

NOTE : Anda berbeda pendapat dengan saya, silakan itu hak anda. Saya pun berhak untuk memiliki pemahaman berbeda. Jadi saling menghormati saja, karna saya sendiri tidak pernah usil dengan pendapat orang..sy meneghargai pendapat orang lain..

wallahu alam bish showab

-eka satriana -

Sunday, August 28, 2011

"Menebus Impian"

“Menebus Impian “
(kenangan saat grup meeting Palembang)

Schedule mudik lebaran kali ini udah pasti skalian menyelipkan untuk grup meeting dengan jaringan dBCN ku di Palembang. Alhamdulillah, di Palembang sudah ada SM (senior manager) ku Dian Rahmarina, S.Si. Apt. Seorang PNS alumni ITB, yang otak kanan banget doyan bisnis yang awalnya tidak di izinkan suaminya gabung dBCN, tapi berkat keseriusannya meyakinkan suaminya dia berhasil meraih SM dalam waktu 4 bulan aja. Alhamdulillah skrang sudah ratusan orang ada djaringannya, slalu ku ingat niatnya yg ingin helping people dan juga impian mulia lainnya.

Hari sabtu tanggal 27 Agustus 2011 kami sepakati untuk grup meeting di kantor cabang oriflame palembang jam 10 pagi. Karena rumah orang tuaku di Prabumulih memakan waktu 2 jam, jam 8 an pagi aku udah berangkat menuju Kota pempek Palembang.

Baru ini menginjakkan kaki dikantor cabang palembang, wah ternyata bagus, rapih, bersih cabang palembang. Dan alhamdulillah bisa ketemu leader2 dipalembang, meskipun tidak smuanya bisa hadir, tapi insya Allah yang hadir ini leader leader yang memang punya komitmen tinggi dengan bisnis dbcn ini.
Grup meeting Palembang ini adalah grup meeting kedua yang aku lakukan setelah grup meeting jakarta , jujur masih banyak hal yang harus diperbaiki secara baru 2 kali ini mengadakan acara offline. Slama ini hanya ketemu dengan mereka hanya melalui dunia maya depan laptop dirumah. Dan memang berasa aura dan touch nya kalau tatap muka secara langsung..

Grup meeting kami mulai dengan perkenalan dimana temen temen yang hadir mengenalkan dirinya, kapan bergabung dengan dBCN dan sudah dilevel brpa. Lalu saya menjelaskan sedikit mengenai SARPIO, karena ini bukan training khusus jadi hanya poin-poin penting SARPIO aja yang saya explore ke temen-temen. Gak begitu formal siy secara saya pun berbicara pake bahasa palembang hehehe, lebih kena soalnya, banyak istilah2 kosa kata palembang yang susah dicari dalam bahasa indonesia hehehe...
Stelah itu dilanjutkan diskusi mengenai perkembangan jaringan masing-masing, si Zulia sang manager 15% juga banyak brainstorming mengenai kondisi jaringannya, dan solusi untuk kedepannya.

Ditengah meeting, saya memutarkan trailer film Menebus Impian.



Smua peserta serius menyaksikan video singkat film ini melalui laptop yang saya bawa. Mengapa saya memutar trailer film ini, karna film yang diputar di bioskop tahun 2010 itu sangat lekat dengan aktvitas bisnis kami sekarang.

Film Based on story alias diambil dari kisah nyata ini di sutradarai oleh mas Hanung Bramantyo, sutradara terkenal. Menceritakan kisah seorang perempuan bernama Nur (diperankan oleh Acha Septriasa) yang hanya seorang anak buruh cuci miskin, sang ibu banting tulang jadi buruh cuci demi membiayai kuliahnya. Stelah lulus, si Nur melamar pekerjaan kesana kemari, hingga suatu hari dia berkenalan dengan seorang cowok (yang diperankan fedi nuril, itu lho yang main film ayat ayat cinta). Nah si fedi ini bisnis jaringan (baca : MLM). Si nur sama skali gak tertarik, tapi si fedi gigih skali mem-prospek si Nur. Hingga akhirnya si nur pun terjun ke bisnis jaringan MLM.

Di film itu, dilihatkan bagaimana perjuangan si Nur menjalani bisnis MLM. Nur mulai belajar presentasi di depan cermin, juga dilihatkan bagaimana ‘sadisnya’ penolakan-penolakan yang dihadapi si Nur ketika dia mengajak orang bergabung. Bahkan tetangga tetangganya dipemukiman kumuh mencibirnya dengan sinis : mana mobilnya nur? Ngimpi lo nur...

Dari sosok Nur, saya belajar bagaimana KEKUATAN MIMPI bisa mengalahkan gengsi, meskipun berpuluh kali penolakan di tetap maju pantang mundur. Karna impian terbesarnya adalah membahagiakan ibunya yang terbaring sakit. Film Menebus Impian ini happy ending, dengan di recognisi nya si Nur dipanggung menerima secara simbolik kunci mobil atas perjuangannya dibisnis MLM.

Mari kita belajar dari sosok Nur yang pantang menyerah. Menuliskan impian-impian kita di dream book, seperti yang dikatakan Fedi di film ini : Modal kita hanya satu yaitu IMPIAN.

Saya slalu antusias kalau bicara mengenai impian, karna dengan menjalani bisnis dbcn oriflame ini, satu per satu impian saya dan suami mulai terwujud. Betul kata orang kalau bisnis hanya menjual mimpi, yups saya menebus impian-impian saya dengan online dirumah melalui dBC network oriflame. 10 bulan berjibaku dengan bisnis jaringan ini, mengantarkan saya dengan penghasilan 17 juta dibulan agustus, yang sayapun tidak berani memimpikannya dulu.

2 jam terasa singkat skali, dan tentu aja di akhiri dengan sesi foto foto hehehe...See You at the top ya my leaders, GO SM 2011 smuanya...yuk rame rame ke Bali 2012...aamiin...


* Eka Satriana *
full time mom dgn penghasilan 17 juta perbulan
www.infobisnisbunda.com
FB / YM : eka_satriana@yahoo.com
PIN BB : ask by request

Monday, August 22, 2011

Berani Ber CITA-CITA

23 agustus 2011

Belajar dari film upin ipin pagi ini..


Menikmati kebebasan bercita cita pada anak-anak...bijaknya seorang Cikgu Yasmin guru upin-ipin ketika menanggapi cita-cita muridnya..Para murid disuruh membuat gambar ingin menjadi apa kelak besar nanti, dan mereka harus presentasi di depan kelas menceritakan cita citanya...

Si Jarjit ingin menjadi wartawan, mei mei mau menjadi guru, upin ingin menjadi angkasawan...cikgu yasmin antusias men-support stiap presentasi upin dan kawan kawannya...

bahkan ketika fizi ingin jadi seorang tukang sampah,justru didukung dengan bangga bukan di tertawakan..karna seorang tukang sampah sangat berguna keberadaannya, andaikan tidak ada tukang angkut sampah, tentulah sampah dan penyakit dimana mana...

sungguh kagum andai guru guru dan kita para orang tua menghargai impian anak anak kita...tapi kenyataannya sungguh berbeda dgn anak-anak indonesia, sejak kecil kita dikondisikan di ‘seragamkan’ bahwa yang namanya orang sukses atau pintar itu adalah Dokter atau insinyur aja.

Sehinggga jangan heran stiap kali kita bertanya ke anak kecil maka jawabannya menjadi pegawai, akan sangat jarang kita temui anak kecil bercita cita menjadi pengusaha sukses atau pebisnis. Karna memang jiwa enterpreuneur tidak ditanamkan sejak dini, sehingga mental anak anak setelah besar adalah menjadi seorang pegawai.

Jiwa entrepreneur sbaiknya mulai kita tanamkan sejak dini dikeluarga kecil kita. Mulai dari konsep cita cita , sederhana memang, tapi bisa merubah mind set anak sejak kecil. Mengkondisikan bahwa tangan di atas lebih mulia, bahwa menjadi pebisnis/pengusaha juga pilihan, sebagaimana bangganya kita dgn Rasulullah muhammad yang di usia belianya sdh menjadi pengusaha sukses, juga Ummul mukminin Khadijah yang mandiri finansial dengan berdagang.

Biarkan anak-anak kita ber-explorasi dengan impian cita-citanya, tidak perlu melotot ketika anak kita berkata ingin menjadi pemadam kebakaran, atau ingin menjadi ibu rumah tangga kayak bunda, atau ingin menjadi pembalap, dll...

Anakku, menjadi apapun engkau kelak, jadilah yang terbaik, berhati Qur’ani , menjadi kebanggan ummat, aamiin

Sunday, August 14, 2011

DIRECTOR Done :)

Alhamdulillah,

Sepertinya masih mimpi kalau saya sekarang sudah berpenghasilan 15 juta rupiah dari dbc network oriflame. Padahal 9 bulan lalu, dibulan pertama rasanya saya mau mundur karna merasa kok ya susah bener ngajakin orang gabung. Masih inget konyolnya saya buat status kala itu begini : “saya mencari orang orang yang mau bisnis jutaan dirumah”

Hihihi, masih lugu, blom paham gimana caranya bisa menarik orang. Jangan dikira saya lancar jaya yaa sejak pertama, bener bener saya trial and eror, hingga saya nemu formulanya.

Dulu, saya rajiin banget dateng training dbcn, ah saya slalu terpesona dgn Mb nadia meutia, dgn mb sharah sugarda, dan top2 leaders dbcn. Dalam hati hanya bergumam, kapan ya Allah saya bisa seperti mereka. Saat itu dengar penghasilan leader2 dbcn jutaan rupiah, saya sempat ragu dalam hati, apa saya bisa ya Allah?

Ketika berkenalan dengan sesama dbcn, saya baru gabung, mereka udah level manager, udah level director, kayaknya saya minder banget. Tapi saya tanyakan kembali kehati saya : eka, inget, kamu masuk dbcn ini bukan karna iseng iseng, bukan karna Cuma pengen isi waktu, tapii karna butuh UANG...hiks...

Kebayang wajah anak saya, begitu ingin saya menyekolahkannya di skolah islam internasional. Jujur aja kalau saya hanya mengandalkan gaji suami, cukup tapi berarti saya harus memangkas budget lainnya..kebayang masih banyak impian impian yang ingin saya dan suami yang blm terwujud..kebayang kalau terjadi sesuatu dengan pekerjaan suami atau takdir-Nya berkata lain..yups, saya gak punya pilihan selain mengejar itu smua melalui dbc network ini.

Sekarang dibulan ke 9 ini ( 3 agustus 2011) saya resmi menjadi seorang DIRECTOR oriflame, insya Allah akan mendapat cash award pertama nanti 7 juta rupiah tanpa potong pajak dari oriflame.




Sekarang dibulan ke 9, penghasilan saya 15 juta rupiah...lima-belas-juta-rupiah...ya Allah, ternyata Engkau memberi lebih dari yang hamba pinta kala itu...Alhamdulillah...

Malam ini, saya bikin rekap bonus yang sudah saya dapat dari oriflame hingga bulan Juli 2011, liat dibawah ini yaa :



Subhanallah, udah 48 juta lebih oriflame kasih ke saya..

Padahal kalau mau itung itungan bisnis, stiap bulan saya hanya mengalihkan belanja bulanan sekitar 500 ribu rupiah untuk tutup poin. Lho? Emang wajib tutup poin belanja mb eka? Sini saya jelasin ya dear...

Misalkan begini, kita memiliki pabrik sepatu, yang memproduksi ribuan pasang sepatu setiap bulannnya. Lalu kita membuka kesempatan ke orang yang mau menjadi pemasar sepatu produksi kita itu. Nah kita buat kesepakatan dengan mereka, jika mereka berhasil menjual sepatu buatan kita, maka mereka akan mendapat Bonus uang tergantung pencapaiannya.

Nah skarang saya mau tanya, seandainya si pemasar tadi gak berhasil menjual sepasang pun, atau tidak mau melakukan apa apa, dan dia minta bonus/komisi jutaan dari kita, apakah kita mau ngasih uang jutaan ke orang itu? Tentu tidak kan? Enak aja hehehe

Begitu juga dengan oriflame..kalo kita action gak mau, tupo gak mau, trus mau jutaan rupiah stiap bulannya, kira kira adil gak? Hehehe..

Saya, lebih kurang 9 bulan jalanin bisnis ini, udah mendapat 48 juta rupiah lebih , kalo itung itung bulan ke-4 udah BEP alias balik modal cuy hehehe...apalagi skarang yak udah 15 jeti sebulan :)...

Insya Allah bulan november saya akan resmi menjadi Senior Gold Director (SGD) , mau tau cash awardnya berapa? 14 juta ditambah 21 juta sama dengan 35 juta rupiah...itu blom ditambah bonus bulanan yg belasan juta, aamiin, doakan yaa lancar qualifikasinya 3 bulan lagi.

Mupeng ya, kalau liat bahagianya saya, emang kayaknya enak banget, padahal perjuangannya dibelakang layar berdarah darah hihihi..lebay dot com...beneraan dear, itu smua diraih gak gampang, gak instant..

Tapi sudah banyak yang membuktikan bisa dalam hitungan bulan , finally sudah 6 orang new Senior Manager dijaringanku yang berpenghasilan diatas 4 jutaan perbulan dan konfirm semdir ke Bali 2012..Ibuku tercinta Hj Endarsih, S.Pd..Adikku tercinta Dian Endryana, ST...Ria Melani...Dian Rahmarina,S.Si Apt...Dr Dini Azora, MARS...Henie Zahara - Balikpapan...And next is YOU !!!!

Mmuaah,
-eka satriana-
SGD Qualifier